Jumat, 06 Juni 2008

Customer Relationship Management (CRM)

Mungkin sudah sering dengar CRM (Customer Relationship Management) atau Pengelolaan Hubungan dengan Pelanggan. Sebenarnya apa sih konsep ini? Merujuk kepada beberapa text book, kegiatan CRM meliputi Acquire (mendapatkan), Enhance (Tingkatkan) dan Retain (Pertahankan) pelanggan. Artinya bagaimana kita bisa selalu mendapatkan pelanggan baru, meningkatkan hubungannya sehingga mereka puas dengan layanan kita, yang ujung-ujungnya mereka bisa menjadi pelanggan yang loyal yang selalu bisa kita pertahankan.

CRM secara umum digunakan untuk membantu kegiatan di Sales, Marketing dan Customer Service. Lebih tepatnya, CRM dipakai sebagai sarana penghubung dari suatu perusahaan ke pelanggannya. Dengan melalui channel (kanal) yang dikelola dengan baik, kita bisa mendengarkan apa yang diinginkan pelanggan, apa yang mereka keluhkan, bagaimana competitor bertindak terhadap produk/jasa kita, dan berbagai kegiatan sejenis.

Bagaimana pengembangan dan implementasi CRM dengan menggunakan Sistem/Teknologi Informasi? Sebenarnya, dengan menggunakan aplikasi spreadsheet seperti MS Excell, OpenOffice Calc dll pun bisa dibuat CRM sederhana. Data pelanggan secara rajin dan teliti dicatat, sehingga setiap mereka menggunakan jasa/produk kita, kita bisa melayani sesuai riwayat data transaksi. Tidak perlu mereka ditanyai satu persatu secara detail, bahkan cukup dengan mneyebutkan Customer ID kita bisa tahu semua informasi detail mereka. Untuk Usaha Kecil Menengah (UKM), misal bengkel mobil, akan sangat nyaman begitu ada mobil masuk ke bengkel, bagian Sales/Customer Service langsung memasukkan nomer mobil sehingga bisa diketahui siapa pemiliknya, kapan terakhir servis, jenis oli yang dipakai, montir langganan dll. Sehingga begitu pelanggan duduk, CS sudah siap dengan menjawab segala pertanyaan.

Untuk perusahaan besar, pasti dibutuhkan aplikasi pengelolaan database (DBMS = DataBase Management System), bisa dengan MS SQL, Oracle, MySQL, IBM DB2 dll. Semua kegiatan yang dilakukan dengan customer akan disimpan secara lengkap, sehingga kalau dibutuhkan akan mudah diakses. Diatas itu akan bisa dibangun aplikasi yang sesuai business logic dari CRM tiap perusahaan. Kebutuhan di perbankan akan berbeda di industri telekomunikasi, begitu juga di retail, hospitality dll. Beberapa vendor besar sudah menyediakan solusi CRM, seperti PeopleSoft, Siebel dll, walaupun akhir2 ini ada trend dimana perusahaan tidak harus implementasi CRM tapi bisa menyewanya. Sering disebut CRM On-Demand,misal solusi yg ditawarkan Salesforce.com (http://salesforce.com). Sehingga perusahaan bisa lebih fokus ke bagaimana cara pemanfaatannya bukan ke pengembangan dan implementasinya.

Kamis, 05 Juni 2008

Management Information System


Kamus Terkait

IstilahArtiKeterangan
informationinformasiIstilah Baku
informationinformasi; tuturan; penyuluhan; pengaduan; keteranganEdit
managementmanajamen; pengaturanEdit
management information systemsistem informasi manajemenEdit
systemsistem; sistim; susunan; tata; kumpulan prosedur; kumpulan komponen; kumpulan dari berbagai hal untuk suatu tujuanEdit


Penjabaran

Arti istilah Management Information System dianggap berkaitan erat
dengan pengertian berikut


Disingkat dengan MIS. Dalam bahasa Indonesia disebut
dengan Sistem Informasi Manajemen. Didefenisikan
sebagai kumpulan dari manusia dan sumber-sumber daya di
dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab mengumpulkan
dan mengolah data untuk menhasilkan informasi yang
berguna untuk semua tingkatan management di dalam
kegiatan perencanaan dan pengendalian. Atau, kumpulan
dari sistem-sistem yang menyediakan informasi untuk
mendukung manajemen. Istilah Management Information
System (MIS) atau Sistem Informasi Manajemen (SIM) ini
banyak digunakan pada tahun 1980an hingga 1990an,
yang menunjukkan sistem-sistem informasi fungsional, yaitu
sistem yang diterapkan di fungsi-fungsi organisasi.
Sistem Informasi Manajemen ini terdiri dari sistem
informasi akuntasi, sistem informasi keuangan dan sistem
informasi pemasaran. MIS sudah diterapkan di Amerika
Serikat sejak awal tahun 1970an yang digunakan
untuk memberikan infromasi kepada manajer-manajer
fungsional. Istilah ini sudah kurang tepat untuk saat ini,
karena sistem informasi telah berkembang melebihi
kemampuan sistem informasi fungsional.




Istilah lain yang mungkin terkait


Information
Keterangan, penerangan. Data yang telah diproses:process ke dalam
suatu bentuk yang mempunyai arti b...
System
Suatu jaringan kerja dari prosedur:procedure-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sam...
Management Information Systems
Kumpulan dari manusia dan sumber-sumber daya di dalam suatu
organisasi yang bertanggung jawab mengum...
Information cycle
Siklus informasi.
Information value
Menggambarkan item-item data yang menyusun item lebih besar
dan berisikan informasi yang lengkap.


2011, Alamat Internet Protocol Habis

2011, Alamat Internet Protocol Habis

JAKARTA--MI: Alamat Internet Protocol versi 4 (IPv4) yang dialokasikan untuk semua komputer di seluruh dunia saat ini akan habis terpakai oleh semua komputer pada 2011, karena itu Internet Engineering Task Force (IETF) membuat sebuah protokol baru yaitu Internet Protocol versi 6 (IPv6).

"IPv6 ini didisain sedemikian rupa ntuk mengatasi kelemahan IPv4 seperti alokasi pengalamatan yang terbatas dan dirancang sebagai langkah evolusioner dari IPv4," kata Kepala Bidang Sistem Komunikasi Multimedia Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT Dr Hary Budiarto di Jakarta, Senin.

IPv6 memiliki ruang alamat sebesar 128-bit yang bisa memberi alokasi alamat unik sebanyak dua pangkat 128 atau 3,4 x 10 pangkat 38 yang jauh lebih unggul dibanding IPv4 yang hanya memiliki ruang alamat 32-bit sehingga hanya bisa menyediakan alamat unik sebanyak dua pangkat 32.

Namun komponen jaringan IPv6 harus memiliki Router IPv6 karena jika tidak maka jaringan IPv6 tidak terbentuk," katanya.

"IPv6 ini dapat diinstalasi seperti normalnya meng-upgrade software pada peralatan internet dan dapat beroperasi (interoperable) dengan internet protocol yang saat ini dipakai (IPv4)," ujarnya.

Ia mencontohkan, untuk windows xp belum dilengkapi IPv6 sehingga harus di-upgrade, sedangkan Windows Vista sudah menggunakan IPv6, demikian pula IGOS Nusantara versi terbaru sudah dilengkapi IPv6.

Karena prospek IPv6 di masa mendatang itulah BPPT kemudian merancang router yang khusus untuk penggunaan IPv6, terutama untuk kelas pengguna rumahan hingga usaha kecil menengah (UKM) atau disebut Small Office Home Office yang membutuhkan router murah dan dan mudah diterapkan.

"Pengembangan router dengan menggunakan personal computer (PC) bisa dilakukan tetapi memerlukan pengaturan dan manajemen yang tak mudah bagi pengguna biasa," tambahnya.

"Untuk ini BPPT mengembangkan router dengan memanfaatkan prosesor INTEL IXP425 dengan fitur yang plug and play dengan pendekatan open source (LINUX) sehingga bebas biaya lisensi dan harganya menjadi lebih murah," katanya. (Ant/OL-06)

Maintenance Management

Maintenance Management Best Practice

4efm consulting provides dynamic strategies and solutions to executives in both the public and private sector. We work to ensure that managers and other professionals harness their organization’s strengths to maximize results for their companies, and turn distant business goals into near-term realities.

“The significant problems we face cannot be solved with the same level of thinking that existed when we created them.”
-Albert Einstein

Decisions that involve maintenance should be based not on what is best for the operations group or for the maintenance group, but on what is the lowest combined cost. This is the effective “bottom line” for the organisation.

For years, industrial and other organizations concentrated most of their attention upon product production, generally ignoring the maintenance function, viewing it as a necessary evil. During the last 6 or so years there has been a gradual attitude change in how general corporate managers view the maintenance function. One of the most important factors forcing this change was that maintenance departments became major cost centres within those organizations. Today with general operating costs rising at the rate of 10% +/- each year, there is the potential for the realization of significant savings in the maintenance department that deserves serious scrutiny. By implementing certain of the advanced management practices outlined here savings can be very significant.
Maintainers serve three distinct sets of customers: the owners of the assets, the users of the assets - usually the operators - and society as a whole. Owners are satisfied if their assets generate a satisfactory return on investment or function in a cost affective way. Users are satisfied if each asset continues to do what they want it to do to standards of performance which they - the users - consider to be satisfactory. (In this context, satisfactory performance includes the notion that the risk of death or injury caused by equipment failure should be reduced to tolerable levels.) Finally, society is satisfied if the assets do not fail in ways which threaten the environment.

Because they are maintaining assets on behalf of all these people, it could be said that maintainers are the custodians of the assets.

Best Maintenance Practices

Methods, strategies, and actions that can make maintenance operations more efficient, reduce maintenance and operating costs, improve reliability, and increase morale.

Best Practices . These two words represent benchmarking standards—nothing is better or exceeds a Best Practice. The words are most often applied to the quality of management. There is a broad range of opinions from executives in successful companies regarding what constitutes the best business practices, management styles, and corporate philosophies. Unfortunately, in some people’s minds, Best Practices conjure up some obscure, ever-changing, and unachievable goal.

Senin, 31 Maret 2008

TENTANG MIS (MANAGEMENT SYSTEM INFORMATION)

MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM

Teknik Industri merupakan mata pelajaran yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan Industri Nasional akan ahli rekayasa industri (industrial engineer) yang memiliki kemampuan pada bidang proses produksi, produktivitas dan efisiensi. Ahli rekayasa industri diharapkan mampu mentransformasikan industri nasional yang masih berdasarkan kepada keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetitif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat indonesia. Industri Nasional yang dimaksud adalah mencakup industri jasa dan industri manufaktur.
Mata kuliah yang diajarkan dalam Teknik Industri Universitas Indonesia sebagai pembeda dari teknik industri lain adalah MIS, dengan pengajar M. Dachyar (latar belakang pendidikan, Ir, UI, MSc, VU Brussel, Belgia).
MIS merupakan salah satu mata kuliah penting yang menjadi ciri khas teknik industri universitas indonesia. Ini dapat ditunjukkan dengan sks yang tinggi dari mata kuliah dengan kode IES 31025, yaitu 3 sks.
Mata kuliah MIS : Dosen : Ir.M.Dachyar. Mata kuliah ini baru kami terima di semester 8, saya suka mata kuliah ini, karena identik dengan dunia informasi sistem, dimana saya jadi sering untuk membuka internet untuk mencari tugas-tugas yang diberikan oleh bapak dachyar. sehingga saya jadi lebih memahami sedikit tentang dunia informasi. tapi kadang saya tidak mengerti apa yang diajarkan oleh bapak dachyar, soalnya pak dachyar kalau mengajar yang dikasih tau cuma kulitnya aja, sehingga untuk lebih memahami tentang manajemen informasi sistem kurang mengerti. Sekian dan terima kasih